Kala itu aku menunggumu , ditepi jalan besar dengan lalu lalang kendaraan yg melewatiku. tak terasa waktu begitu cepat berlalu. Hitungan menit yang terasa seperti enam puluh detik membuat mataku tertuju pada sebuah kedai kecil dipinggiran jalan. Awalnya tak kuhiraukan. Tapi tiba-tiba mengingatkanku pada sebuah catatan tentang minuman kesukaanmu , orang yang diam-diam membuatku berdialog dengan rasaku. " aku suka macha" . Iya , aku ingat sekali kalo dia suka macha. Aku tersenyum lalu aku mencoba mengunjungi kedai kecil yang tak begitu ramai pengunjung itu. tertulis macha pada daftar menu yang terletak didepan kedai. Tanpa berfikir panjang aku langsung membelinya sebagai kejutan kecil yang mungkin akan membuatnya merasa senang. aku bergegas kembali menghampiri kendaraanku yang ku tinggalkan ditepian jalan. dari macha aku berharap denganmulah aku akan mulai sebuah perjalanan. Perjalanan baru, awal baru , dengan cerita baru . Namun tiba-tiba angin bertiup lebih k...
Namaku Alvin aku menulis ini karena aku sadar, jika tak mampu mengungkapkan maka tuliskan. Jika tak mampu membuat bahagia, maka belajarlah tidak membuat luka.