Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

YANG SELALU KURASAKAN

Semua cerita ini bermula dari mengenalmu, menhgarapkanmu, memperjuangkanmu, memilikimu, dan mendoakanmu. Cukup sulit dan yang pasti tidak mudah hahah Selalu ada detak kencang disetiap langkah kaki ketika kamu berjalan menghampiriku. itu yang selalu kurasakan. Dan terasa hangat ketika kita duduk bersama dengan sedikit canda, tawa saling berbicara tentang gurauan bahkan tentang masa depan. Lagi dan Itu yang selalu kurasakan. Semua karnamu, bermula darimu, dan berakhir bersamamu. Hidupku yang tadinya sederhana berubah menjadi lebih sempurna , kamu yang bisa bersikap menyenangkan dan bahkan menyebalkan dalam waktu yang bersamaan membuatku merasa selalu ingin merindukan. Terimakasih untukmu yang selalu kusayangi tanpa kerana dan tanpa tapi. Kini kamulah yang selalu menjadi intuisiku yang selalu kutuangkan dalam gambaran kertas putih dikehidupanku. Meski aku tak punya banyak warna yg kumiliki, namun aku selalu mencoba membuat dan menyempurnakan dengan warna yang kumiliki itu. Un...

MENGAWALI

delapan jam sudah setelah pesanmu tiba pesan itu hanya sesingkat “hai, lagi apa? bisa bantuin ga?”. aku selalu suka membiarkan kamu menjadi pengirim terakhir di batas malam itu. alasannya ya, agar aku punya alasan untuk boleh membuka percakapan keesokan paginya. aku tidak pernah tahu pesan pertamamu yg ku balas dg biasa saja, bisa berakhir seistimewa ini. caramu mengulik keseharianku dan menjawab pertanyaanku diam-diam membuatku merasa ditemani. sebelum terlalu mengenalmu, bagiku kamu hanyalah satu dari sekian org yg tak perlu kuketahui kehidupannya terlebih ketika melihat perbincanganmu dengan orang lain yg membuatku iri. maka, kamu tentu boleh berbangga menyadari seberapa kagetnya aku ketika kamu menyapaku di malam itu. harus ku akui, kamu cukup pandai memilih kunci sebagai tiket masuknya. di saat orang lain berusaha menarik perhatianku dengan beragam puja-puji, kamu tidak. tak perlu waktu lama, obrolan kita pun dimulai. setelahnya, tak begitu banyak obrolan panjang yg terjadi,...

NOLMU DAN SERATUSKU

Jika diibaratkan angka, kamu memulai semuanya dari angka seratus. Sementara aku beranjak dari angka nol. Di hari yg entah, semesta mengirim kamu. Kamu datang dengan warna baru, dengan lelucon menghangatkan hatiku, dg kalimat lucu nan garing pada setiap balasan chat whatsappmu, tapi aku selalu tertawa karnamu. Kamu membawa kepercayaan diri itu, bukan hanya untuk meyakinkanku agar bisa jatuh cinta lagi untuk orang yang baru, kamu juga menyisipkan potensi kalau kita bisa bersama dalam ikatan cinta. aku mulai merasakan perasaan bahagia semenjak kita dekat.  namun, ku tetap menjaganya di angka nol. aku memperingati diriku sendiri untuk tak terbuai padamu. Dan entah bagaimana, sekeras apapun aku berusaha mengabaikanmu, benteng di hatiku semakin runtuh.  Perlahan, selihai itu kah kamu yang selalu mendengar keluh kesahku, cerita burukku, rahasia terdalamku. Kamu meyakinkan bahwasanya setelah semua hubungan yg gagal di masa lalu berakhir, akan lahir hubungan yang baru. itulah alasan ...