Tanpamu, aku mungkin tak dapat memahami arti maaf.
Aku tak bisa membalut luka dengan cinta.
Kau yang membuatku menemukan arti dari sebuah penerimaan.
Dariku yang memiliki banyak kesalahan.
namun tetap sibuk menyembunyikannya dalam kebenaran yang seharusnya salah.
Terimakasih, telah menjerumuskanku pada pemahaman yang mendewasakan.
Memaksa aku menjadi semakin bijak.
Bersiap menghadapi hari esok yang masih banyak kekecewaan.
Namun aku tak ingin menjadi orang yang terlalu berhati sempit, karna hati ini masih lapang untuk semua makna yang ada.
Darimu aku memahami, dari semua luka yang pernah hadir,hingga aku tahu banyak tentang luka maupun melukai.
Tugasku sekarang adalah menjaga diriku sehebat mungkin dari kesempatan untuk terlukai maupun melukai.
Darimu aku mengerti saat aku terjatuhkan, aku menemukan bagaimana caraku bangkit dan tersadar.
Darimu aku dapat memaknai syukur.
akan aku kirimkan jutaan doa untuk kebaikanmu yang tak terukur.
Komentar
Posting Komentar