Langsung ke konten utama

Postingan

TITIK LELAH

Titik dimana aku ingin menyerah dengan segala hal. Hari-hariku penuh rasa sedih, kecewa, terluka dan berduka. Jika boleh memilih aku ingin istirahat untuk selama-lamanya. Segalanya tampak lebih buram, abu-abu, tak kasat mata. Tak terlihat namun aku merasa tersayat. Hari-hariku sudah tak normal. Fikirku berangan-angan tanpa sebuah kepastian. Aku hanya berfikir, Tuhan kapan ini berakhir? Jika sudah waktunya, apakah aku boleh mengucapkan pesan terkahirku kepada orang-orang yang merinduku. Tuhan, jika aku tahu menjadi manusia sesulit ini. Mungkin aku lebih memilih untuk tidak dilahirkan di perut ibu pertiwi. Bukan aku tak menerima takdir yang engkau berikan, aku hanya sedang berada dalam titik lela yang tertumpuk dalam wadah yang kusebut cinta.

HIDUP

Memang seperti inilah yang ada. Kadang Isinya tentang kesedihan dan kebahagiaan. Tergantung cara kita sabar dan iklash. Tergantung cara kita bersyukur dan cara mensyukurinya. Selama kita hidup kita akan terus di uji. Seberapa kuat. Seberapa hebat. Seberapa taat. Sesuai dengan kemampuan manusianya. Sesuai porsinya. Dan kekuattanya. Dinamika kehidupan memang selalu berjalan seperti itu. Kadang lucu. Kadang bikin menggerutu. Kadang membuat haru. Kehidupan kerap menjadi pertanyaan. Dan bahkan selalu banyak menimbulkan permasalahan. Tak banyak jawaban. Namun banyak pelajaran. Dan Selalu manantang bagi seorang petualang kehidupan.

SELALU ADA

Memang seperti itu namanya perjuangan. Ketika kamu lelah, berarti ada yg sedang kamu perjuangkan. Iya kan? Ketika kamu jatuh kamu hanya perlu berdiri. Ketika kesabaranmu diuji kamu hanya perlu tetap tegar tanpa harus takut jatuh dan terkapar. Lantas ketika apa yg sedang kamu perjuangkan tak seperti harapan.  Kamu hanya perlu merubah hal yang sudah ada menjadi harapan baru yg lebih pantas untuk diperjuangkan. Selalu ada jawaban. Selalu. Hanya saja semua jawaban tak semerta-merta datang. Jawaban selalu menunggu waktu. Waktu yang tepat untuk membuat kamu mengerti. Bawasanya selelau ada jawaban dalam setiap perjalanan dan kehidupan.

JAWABAN

Beberapa orang bilang kalo diam adalah jawaban. Beberapa orang bilang kalo diam adalah cara yang paling benar mengatasi sebuah permasalahan. Mungkin benar. Mungkin juga salah. Entah. Bagiku tuhan menciptakan makhluknya dengan sangat sempurna. Bahkan tuhan tidak mungkin lalai ketika menciptakan mahkluknya. Aku sangat percaya bahwa tuhan menciptakan makhluknya sedetail mungkin. Misalnya tuhan menciptakan telinga supaya manusia bisa mendengar keluhan seseorang, berita bahagia sesorang atau bahkan musik. Lalu tuhan menciptakan kedua tangan, untuk membantu sesama, bahkan untuk memberi sebuah pelukan kepada seseorang yang sangat iya rindukan. Tuhan menciptkan otak agar manusia bisa berfikir. Tuhan menciptakan hati supaya sesorang bisa memberikan kasih sayangnya kepada seseorang. Lantas pernahkah kamu berfikir untuk apa tuhan menciptakan mulut? Apakah mungkin tuhan menciptakan mulut agar kita memberi jawaban dengan diam? Jawabanya tidak. Tuhan menciptakan mulut supaya seseorang bisa saling be...

RINDU

Hujan turun begitu deras gemuruh petir saling bersautan seperti rindu yang tak terungkapkan pada bumi yang kekeringan, sama halnya denganku yang selalu merindumu, bagiku hujan adalah luapan rindu yang selalu kutitipkan lewat doaku kepada tuhanku, untukmu. Yang kupikirkan sekarang aku ingin sekali menjelma sebagai payung, bukan karna aku kuat menahan jatuhnya hujan, namun aku ingin kamu berteduh dibawahku (hatiku). Sesekali aku juga ingin membasahi sekujur tubuhku dengan hujan, hanya terfikir ingin sekali dikhawatirkan.  Hahaha  Semakin berserakan saja ini angan-anganku tentangmu, tapi hujan sore ini telah mengajariku bahwa yang jatuh akan tumbuh yang basah akan dibahasakan. Seperti rinduku padamu. Seperti sajakku untukmu. Hai, wanitaku taukah kamu beberapa orang bilang hujan Itu adalah pembatas rindu karna mambuat jeda untuk bertemu. Namun bagiku hujan juga membantuku manyampaikan rindu yang begitu deras, rindu yang begitu dalam hingga batupun akan terlubangi dengan derasnya h...

YANG SELALU KURASAKAN

Semua cerita ini bermula dari mengenalmu, menhgarapkanmu, memperjuangkanmu, memilikimu, dan mendoakanmu. Cukup sulit dan yang pasti tidak mudah hahah Selalu ada detak kencang disetiap langkah kaki ketika kamu berjalan menghampiriku. itu yang selalu kurasakan. Dan terasa hangat ketika kita duduk bersama dengan sedikit canda, tawa saling berbicara tentang gurauan bahkan tentang masa depan. Lagi dan Itu yang selalu kurasakan. Semua karnamu, bermula darimu, dan berakhir bersamamu. Hidupku yang tadinya sederhana berubah menjadi lebih sempurna , kamu yang bisa bersikap menyenangkan dan bahkan menyebalkan dalam waktu yang bersamaan membuatku merasa selalu ingin merindukan. Terimakasih untukmu yang selalu kusayangi tanpa kerana dan tanpa tapi. Kini kamulah yang selalu menjadi intuisiku yang selalu kutuangkan dalam gambaran kertas putih dikehidupanku. Meski aku tak punya banyak warna yg kumiliki, namun aku selalu mencoba membuat dan menyempurnakan dengan warna yang kumiliki itu. Un...

MENGAWALI

delapan jam sudah setelah pesanmu tiba pesan itu hanya sesingkat “hai, lagi apa? bisa bantuin ga?”. aku selalu suka membiarkan kamu menjadi pengirim terakhir di batas malam itu. alasannya ya, agar aku punya alasan untuk boleh membuka percakapan keesokan paginya. aku tidak pernah tahu pesan pertamamu yg ku balas dg biasa saja, bisa berakhir seistimewa ini. caramu mengulik keseharianku dan menjawab pertanyaanku diam-diam membuatku merasa ditemani. sebelum terlalu mengenalmu, bagiku kamu hanyalah satu dari sekian org yg tak perlu kuketahui kehidupannya terlebih ketika melihat perbincanganmu dengan orang lain yg membuatku iri. maka, kamu tentu boleh berbangga menyadari seberapa kagetnya aku ketika kamu menyapaku di malam itu. harus ku akui, kamu cukup pandai memilih kunci sebagai tiket masuknya. di saat orang lain berusaha menarik perhatianku dengan beragam puja-puji, kamu tidak. tak perlu waktu lama, obrolan kita pun dimulai. setelahnya, tak begitu banyak obrolan panjang yg terjadi,...